Ulasan Film Elegi Melodi



Tegakkan kepalamu, tuan putri, jangan biarkan mahkotamu jatuh.

Kalimat ini sering digunakan oleh warganet untuk memberikan semangat dan dukungan kepada orang lain. Arti dari kalimat ini memang sangat indah. Jangan sampai kita membiarkan masalah membuat diri kita terpuruk. Kita harus menghadapi semuanya dengan tegar. Kalimat ini menjadi pengingat bagi kita untuk tetap berusaha keras dalam setiap masalah kita dan membuat kita mengetahui betapa berharganya semangat pribadi yang kita miliki, seperti sebuah mahkota.

Berbagai masalah yang kita hadapi terkadang membuat kita kehilangan semangat tersebut. Semangat pribadi yang hilang membuat kita sering merasa rendah diri, warganet menyebutnya insecure, ketika kita mulai merasa nilai kita secara pribadi begitu kurang dari pada orang lain. Untuk dapat melihat semangat pribadi itu kita harus belajar mencintai diri sendiri.

          Pertama.

Mencintai diri sendiri membuat kita menyadari apa yang berharga untuk diri kita. Hal itu membuat kita memiliki mimpi dan mengejarnya karena kita ingin memberikan yang terbaik bagi diri kita.

Ibu Melodi memiliki mimpi untuk menjadi penyanyi dan membuat video musik untuk lagunya. Meskipun kondisi dirinya sudah melemah, dia tetap bersemangat untuk menyelesaikan pembuatan video musik miliknya.

          Kedua.

Mencintai diri sendiri membuat kita menerima seluruh bagian dari diri kita. Tak dapat dipungkiri, begitu banyak bagian dari kita yang membuat kita merasa buruk, tetapi ketika kita mencintai diri kita, kita akan belajar untuk merangkul setiap bagian itu dan menerimanya sebagai bagian dari diri kita.

Ibu Melodi menerima penyakit yang dia miliki sebagai bagian dari hidupnya. Tetapi dia tidak membiarkan penyakit itu meruntuhkan semangat hidupnya, dia tetap memiliki pribadi periang. Selama film ditunjukkan perangai jenaka Ibu Melodi dan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya.

          Ketiga.

Mencintai diri sendiri membuat kita menerima kesalahan sebagai bagian dari kita. Kesalahan di masa lalu harus kita akui, bukan kita tutup-tutupi. Dengan mengakui kita pernah melakukan kesalahan tersebut, kita membiarkan diri kita belajar dari kesalahan itu dan menggunakannya untuk terus memperbaiki diri kita kedepannya.

Seperti yang ditunjukkan pada satu adegan dalam film pendek ini, Ibu Melodi menunjukkan dia menyesali beberapa kesalahannya di masa lalu. Bagaimana dia memiliki mimpi menjadi penyanyi tetapi dia tidak dapat mewujudkannya, dan juga bagaimana dia melepaskan anak perempuannya menuju hidup yang dia inginkan sehingga dia tidak pernah kembali menemuinya. Tetapi hal itu membuatnya belajar. Anaknya Rio menjelaskan ibunya sudah berhasil mencapai mimpinya meskipun terlambat, dan kakaknya yang masih tetap mencintai ibunya meskipun sudah terpisah.


Mencintai diri sendiri memang terdengar seperti kalimat yang sederhana, tetapi melakukannya agaknya sedikit sulit. Dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat seperti saat ini kita seringkali terbebani dengan gambaran ideal dan ekspektasi yang begitu tinggi hingga kita merasa rendah diri. Melihat kisah Ibu Melodi membuat kita belajar tentang bagaimana mencintai diri sendiri membantu kita tetap tegar dalam menghadapi masalah. Hal yang membuat kita menyadari mahkota gemilang yang kita miliki di atas kepala kita, hingga apapun yang terjadi, kita tetap menjaganya terpasang cantik disana. Karena seperti yang dikatakan, tegakkan kepalamu, tuan putri, jangan biarkan mahkotamu jatuh.


1 Comments

  1. Numpang promo ya Admin^^
    ajoqq^^cc
    mau dapat penghasil4n dengan cara lebih mudah....
    mari segera bergabung dengan kami... (k)
    di ajopk.com ^_~
    segera di add Whatshapp : +855969190856

    ReplyDelete